Buku ajar ini digunakan pada Mata kuliah Pendidikan dan Promosi Kesehatan Program Studi Ilmu Keperawatan. Buku ajar ini membahas tentang konsep dasar promosi kesehatan dan pendidikan kesehatan, teori dan model yang relevan, intervensi dasar promosi kesehatan, serta konsep, prinsip dan metode pendidikan kesehatan yang relevan agar mahasiswa dapat mengembangkan program promosi kesehatan dan pendidikan kesehatan bagi masyarakat sesuai dengan kebutuhannya. Setelah mengikuti proses pembelajaran pada Mata Kuliah Pendidikan dan Promosi Kesehatan dengan menggunakan buku ajar ini, mahasiswa diharapkan mampu merancang dan memberikan pendidikan dan promosi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan kesehatan bagi masyarakat pada berbagai kelompok usia, serta melakukan evaluasi yang diperlukan terhadap pendidikan kesehatan dalam konteks promosi kesehatan.

Tentang Penulis

Order Buku

Bab 1 PENDAHULUAN

Buku ajar ini membahas tentang konsep dasar promosi kesehatan dan pendidikan kesehatan, teori dan model yang relevan, intervensi dasar promosi kesehatan, serta konsep, prinsip dan metode pendidikan kesehatan yang relevan agar mahasiswa dapat mengembangkaprogram promosi kesehatan dan pendidikan kesehatan bagi klien sesuai dengan kebutuhan mereka. Setelah mengikuti proses pembelajaran pada tahap akademik, mahasiswa mampu merancang dan berikan pendidikan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pendidikan kesehatan bagi klien pada berbagai kelompok usia, serta melakukan evaluasi yang diperlukan terhadap pendidikan kesehatan dalam konteks promosi kesehatan.

Bab 2 penyajian

Istilah promosi kesehatan (health promotion) dan pendidikan kesehatan (health education) sering dianggap sama dan digunakan secara bergantian, namun sebenarnya kedua istilah tersebut merupakan dua konsep yang berbeda (Raingruber, 2014). Whitehead (2008, dalam Raingruber 2014) menekankan bahwa konsep promosi kesehatan berfokus pada aspek sosioekonomi dan lingkungan dari determinan kesehatan dan melibatkan aspek partisipatif, sedangkan pendidikan kesehatan merupakan salah satu konsep yang lebih sempit dan merupakan bagian dari promosi kesehatan. Lebih lanjut, Raingruber (2014) juga menekankan bawa pendidikan kesehatan merupakan bagian intergral dan esensial dari promosi kesehatan.Menurut Sassen (2018) promosi kesehatan terdiri dari aplikasi: (1) pendidikan kesehatan; (2) pengunaan fasilitas (pelayanan kesehatan) tertentu; dan (3) kebijakan dan peraturan. Ketiga komponen tersebut diaplikasikan dalam waktu yang sama untuk memberikan promosi kesehatan, namun pendidikan kesehatan dapat menjadi suatu fungsi yang independen.

Sementara itu, promosi kesehatan, didefinisikan sebagai upaya yang “melibatkan perubahan sosial, ekonomi, dan politik untuk menjamin lingkungan yang kondusif bagi kesehatan. Hal ini membutuhkan seorang perawat untuk mengedukasi seorang individu tentang kebutuhan kesehatannya, juga menuntut perawat berperan dalam mengatasi masalah lingkungan dan sosial yang lebih luas, yang memberikan dampak bagi kesehatan masyarakat” (Mackintosh, 1996, hal. 14, dalam Raingruber, 2014). Selain itu, Whitehead (2003, dalam dalam Raingruber, 2014) menyebutkan bahwa promosi kesehatan mencakup pemberdayaan individu dan masyarakat, dan mengimplementasikan intervensi sosiopolitis yang lebih luas dan ditujukan untuk mendukung kesehatan. Aspek-aspek tersebut memungkinkan perawat untuk berperan dalam reformasi sistem pelayanan kesehatan, mengedepankan kebutuhan kesehatan masyarakat lokal, dan peningkatan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Dalam mendesain, mengimplementasikan, dan mengevaluasi pendidikan kesehatan, penting bagi perawat untuk memahami prinsip-prinsip pendidikan terkait learning dan teaching. Selain itu, program pendidikan yang efektif di bangun dari pendapat bahwa pendekatan yang terbaik adalah mengajarkan apa yang orang lain pikir mereka inginkan untuk di pelajari dan cara-cara yang memfasilitasi pembelajaran mereka. Oleh karena itu, salah satu prinsip yang harus diperhatikan adalah mengindentifikasi kebutuhan belajar klien. Program pendidikan kesehatan kemudian di desain untuk memenuhi kebutuhan dan masalah kesehatan klien. Dalam hal ini, pendidikan kesehatan akan dilakukan untuk mendidik klien tentang promosi kesehatan, pencegahan penyakit, dan penanganannya.

Bab 3 penutupan

Sasaran belajar mengenai pemahaman uraian model dan teori dalam promosi kesehatan, seperti Teori Health Belief Model, Theory of Reasoned action, Theory of Planned Behavior, Social Cognitive Theory, Social Ecological Model, Precede Procede Model, Pender’s Health Promotion Model, Transtheoritical Model. Kemudian penguraian intervensi untuk promosi kesehatan, seperti Screening, Health education, Nutrition counselling for health promotion, Exercise, Stress management, Complementary and alternative strategies, Promoting health through social and environmental changes, Enhancing social support system.

full text